Resume jurnal digunakan untuk membantu mahasiswa memahami isi sebuah artikel ilmiah secara lebih ringkas dan terstruktur. Dengan membuat resume, pembaca dapat menangkap gagasan utama penelitian tanpa harus menuliskan kembali seluruh isi jurnal.
Resume bukan sekadar memotong teks menjadi lebih pendek. Penulis perlu memahami isi artikel terlebih dahulu, kemudian menyampaikan kembali bagian-bagian penting menggunakan bahasa sendiri.
Apa Itu Resume Jurnal?
Resume jurnal adalah ringkasan dari sebuah artikel ilmiah yang memuat informasi dan gagasan utama penelitian. Isi resume biasanya mencakup identitas jurnal, latar belakang, tujuan, metode, hasil penelitian, kesimpulan, serta kelebihan dan kekurangan apabila diperlukan.
Tujuan utamanya adalah membantu pembaca memahami inti artikel secara lebih cepat dan sistematis.
Format Resume Jurnal
Format resume dapat disesuaikan dengan ketentuan dosen atau institusi. Secara umum, beberapa bagian yang dapat dimasukkan adalah:
- Judul artikel
- Identitas penulis dan jurnal
- Latar belakang penelitian
- Tujuan penelitian
- Metode penelitian
- Hasil penelitian
- Kesimpulan
- Kelebihan dan kekurangan
Struktur tersebut dapat dibuat lebih sederhana atau lebih detail sesuai kebutuhan tugas.
Cara Membuat Resume Jurnal
1. Membaca Jurnal secara Menyeluruh
Langkah pertama adalah membaca jurnal dari awal hingga akhir. Jangan hanya mengandalkan abstrak karena informasi penting dapat ditemukan pada bagian metode, hasil, pembahasan, atau kesimpulan.
Saat membaca, tandai bagian yang memuat gagasan utama, tujuan penelitian, metode, dan temuan.
2. Menemukan Ide Pokok
Setelah memahami isi jurnal, tentukan gagasan utama setiap bagian.
Cari jawaban dari beberapa pertanyaan dasar:
- Apa masalah yang diteliti?
- Apa tujuan penelitian?
- Bagaimana penelitian dilakukan?
- Apa hasil utamanya?
- Apa kesimpulan penelitian?
Jawaban tersebut dapat menjadi kerangka awal resume.
3. Menulis Resume dengan Bahasa Sendiri
Setelah menemukan gagasan utama, tuliskan kembali menggunakan bahasa sendiri.
Hindari menyalin paragraf jurnal secara langsung. Resume seharusnya menunjukkan bahwa penulis memahami isi artikel, bukan hanya memindahkan teks dari sumber.
4. Membaca Kembali Resume
Setelah selesai, baca kembali resume dari awal sampai akhir. Pastikan isi yang ditulis tetap sesuai dengan artikel asli dan tidak menghilangkan poin penting.
Periksa juga struktur kalimat, ejaan, dan kelengkapan informasi jurnal.
Contoh Resume Jurnal
1. Identitas Jurnal
Judul Artikel: [Judul artikel]
Penulis: [Nama penulis]
Nama Jurnal: [Nama jurnal]
Tahun Terbit: [Tahun]
2. Latar Belakang
Jelaskan secara singkat masalah atau fenomena yang menjadi alasan penelitian dilakukan.
3. Tujuan Penelitian
Tuliskan tujuan utama penelitian secara ringkas dan jelas.
4. Metode Penelitian
Jelaskan pendekatan yang digunakan, objek penelitian, sumber data, serta teknik pengumpulan dan analisis data apabila diperlukan.
5. Hasil Penelitian
Tuliskan temuan utama penelitian tanpa memasukkan seluruh detail pembahasan.
6. Kesimpulan
Sampaikan kesimpulan utama yang diperoleh peneliti berdasarkan hasil penelitian.
7. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan dan kekurangan dapat ditambahkan apabila menjadi bagian dari tugas. Penilaian sebaiknya disampaikan berdasarkan isi artikel, bukan sekadar opini.
Tips Membuat Resume Jurnal yang Baik
1. Jangan Terlalu Panjang
Resume harus lebih ringkas daripada artikel aslinya. Fokus pada informasi yang benar-benar penting.
2. Jangan Mengubah Makna
Walaupun menggunakan bahasa sendiri, isi resume tetap harus mempertahankan makna dan temuan penelitian.
3. Gunakan Bahasa yang Jelas
Gunakan kalimat yang sederhana, terstruktur, dan mudah dipahami tanpa menghilangkan karakter akademiknya.
4. Cantumkan Identitas Sumber
Pastikan informasi artikel seperti judul, penulis, jurnal, dan tahun terbit ditulis dengan benar.
Perbedaan Resume dan Review Jurnal
Resume berfokus pada meringkas isi artikel, sedangkan review jurnal memberikan penilaian dan kritik terhadap artikel.
Note: Jika tugas meminta review jurnal, penulis perlu membahas kelebihan, kelemahan, kualitas metode, dan kontribusi penelitian. Untuk panduan lebih lanjut, baca artikel Review Jurnal: Pengertian, Cara Membuat, Struktur & Templatenya
Kesimpulan
Membuat resume jurnal dapat dilakukan dengan membaca artikel secara menyeluruh, menemukan ide pokok, menyusun kembali informasi menggunakan bahasa sendiri, kemudian memeriksa hasilnya agar tetap sesuai dengan sumber.
Format resume dapat berbeda sesuai kebutuhan tugas, tetapi bagian penting seperti identitas jurnal, latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan umumnya perlu diperhatikan.
Perlu Publikasi Jurnal Ilmiah?
Hubungi tim expert dari GoAcademica untuk konsultasi gratis menentukan tujuan publikasi jurnal Anda
FAQ
Apa itu resume jurnal?
Resume jurnal adalah ringkasan isi artikel ilmiah yang dibuat untuk menyajikan gagasan dan informasi utama secara lebih singkat.
Apa saja isi resume jurnal?
Umumnya terdiri dari identitas jurnal, latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Kelebihan serta kekurangan dapat ditambahkan sesuai kebutuhan tugas.
Apakah resume jurnal boleh copy paste?
Sebaiknya tidak. Resume perlu ditulis menggunakan bahasa sendiri berdasarkan pemahaman terhadap artikel.
Apakah resume jurnal sama dengan review jurnal?
Tidak. Resume berfokus pada ringkasan isi, sedangkan review memberikan penilaian atau kritik terhadap artikel.
Bagaimana cara membuat resume jurnal yang singkat?
Baca artikel, temukan ide pokok setiap bagian, lalu tuliskan hanya informasi yang paling penting menggunakan bahasa sendiri.


