Profil Akademisi

Kategori Profil Akademisi menyajikan berbagai artikel yang mengulas profil dosen, peneliti, profesor, guru besar, ilmuwan, serta tokoh pendidikan yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi di Indonesia maupun dunia.

Melalui kategori ini, pembaca dapat mengenal lebih dekat perjalanan karier akademik, latar belakang pendidikan, bidang keahlian, karya ilmiah, publikasi, penelitian, penghargaan, hingga kontribusi para akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kebijakan publik. Informasi disajikan secara informatif dan objektif sebagai referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, maupun masyarakat umum.

Profil Akademisi

Prof. Lilis Sulastri: Recode DNA untuk Hidup Lebih Sukses

Perjalanan akademik Prof. Dr. Hj. Lilis Sulastri, S.Ag., MM., CPHRM., CHRA. menjadi salah satu gambaran tentang bagaimana pendidikan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar dapat menjadi modal dalam membangun karier akademik. Prof. Lilis dikenal sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pada periode 2023–2027, ia juga dipercaya sebagai Ketua Jurusan Manajemen Fakultas […]

Profil Akademisi

Prof. Khairuddin Djawad, Guru Besar Pertama NIDK FK UNHAS

Prof. Dr. dr. Khairuddin Djawad, SpKK (K) mencatat pencapaian penting dalam perjalanan akademiknya setelah dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Tumor Bedah Kulit di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas). Pengukuhan tersebut menjadi semakin istimewa karena Prof. Khairuddin tercatat sebagai Guru Besar pertama dengan status NIDK di Fakultas Kedokteran Unhas. Ia juga memiliki rekam jejak publikasi

Profil Feri Amsari
Profil Akademisi

Profil Feri Amsari, Dosen UNAND Pencetus Film Dirty Vote

Nama Feri Amsari kembali menjadi perhatian publik setelah tampil sebagai salah satu narasumber dalam film dokumenter Dirty Vote. Bersama Bivitri Susanti dan Zainal Arifin Mochtar, ia membahas berbagai dugaan penyalahgunaan kekuasaan yang dinilai dapat memengaruhi proses demokrasi menjelang Pemilu. Film dokumenter tersebut memicu diskusi luas di masyarakat karena mengangkat berbagai isu terkait praktik penyelenggaraan pemilu.

Scroll to Top