Apa Itu Aim, Focus, dan Scope Dalam Jurnal Ilmiah?

Ketika mencari jurnal untuk publikasi, salah satu hal yang wajib diperhatikan adalah Aim, Focus, dan Scope jurnal. Banyak penulis langsung melihat nama jurnal atau indeksasinya tanpa memeriksa apakah topik penelitiannya benar-benar sesuai dengan bidang yang diterima jurnal.

Padahal tentu saja kesesuaian artikel dengan scope jurnal menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum melakukan submission.

Apa Itu Aim, Focus, dan Scope dalam Jurnal?

1. Apa Itu Aim dalam Jurnal?

Aim menggambarkan tujuan utama sebuah jurnal. Bagian ini menjelaskan secara umum kontribusi atau jenis penelitian yang ingin dipublikasikan oleh jurnal tersebut.

Sederhananya, aim menjawab pertanyaan:

“Jurnal ini dibuat untuk tujuan apa?”

Misalnya terdapat jurnal yang memiliki aim untuk menjadi media publikasi penelitian di bidang manajemen akan berfokus pada karya ilmiah yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu manajemen.

2. Apa Itu Focus dalam Jurnal?

Focus menjelaskan bidang utama yang menjadi perhatian jurnal.

Jika sebuah jurnal berfokus pada ilmu manajemen, maka artikel yang diterbitkan umumnya berkaitan dengan berbagai bidang dalam manajemen, seperti sumber daya manusia, pemasaran, keuangan, operasional, atau manajemen strategis.

Focus membantu penulis memahami wilayah keilmuan utama yang menjadi perhatian jurnal.

3. Apa Itu Scope Jurnal?

Scope jurnal menjelaskan cakupan topik penelitian yang dapat diterima oleh jurnal secara lebih spesifik.

Contohnya, jurnal dengan scope manajemen dapat menerima penelitian mengenai:

  • Manajemen Sumber Daya Manusia
  • Manajemen Pemasaran
  • Manajemen Keuangan
  • Manajemen Operasional
  • Manajemen Strategis

Dengan membaca scope ini penulis dapat menilai apakah topik artikelnya relevan dengan jurnal yang dituju.

4. Apa Perbedaan Aim, Focus, dan Scope?

Ketiganya saling berkaitan, tetapi memiliki fungsi yang berbeda.

IstilahSederhananyaPertanyaan yang Dijawab
AimTujuan jurnalJurnal ini ingin mencapai apa?
FocusBidang utamaJurnal ini fokus pada bidang apa?
ScopeCakupan topikPenelitian seperti apa yang diterima?

Halaman Focus and Scope jurnal sering menggabungkan penjelasan mengenai tujuan, bidang utama, dan cakupan topik dalam satu bagian.

Contoh Focus and Scope Jurnal KOMITMEN

Salah satu contoh yang dapat digunakan untuk memahami scope jurnal adalah KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen (JIM) yang diterbitkan oleh Department of Management, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Pada halaman resminya (bisa Anda cek juga ya), KOMITMEN menjelaskan bahwa jurnal tersebut menerbitkan hasil penelitian empiris dalam bidang ilmu manajemen, yang mencakup Human Resource Management, Marketing, Finance, Operations, dan Strategic Management, serta kajian terkait seperti economics, business, dan accounting.

Lihat Focus and Scope KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen

1. Human Resource Management

Penelitian mengenai manajemen sumber daya manusia, misalnya kinerja karyawan, kompetensi, kepemimpinan, kepuasan kerja, atau pengembangan sumber daya manusia.

2. Marketing

Penelitian dalam bidang pemasaran, seperti perilaku konsumen, kualitas layanan, kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan, strategi pemasaran, atau digital marketing.

3. Finance

Penelitian mengenai keuangan, termasuk manajemen keuangan, kinerja keuangan, keputusan investasi, struktur modal, maupun topik keuangan terkait.

4. Operations

Penelitian mengenai manajemen operasional, misalnya pengendalian persediaan, efisiensi proses, kualitas operasional, supply chain, dan topik operasional lainnya.

5. Strategic Management

Penelitian mengenai manajemen strategis, seperti strategi bisnis, daya saing, inovasi, pengembangan organisasi, dan strategi perusahaan.

6. Economics, Business, dan Accounting

KOMITMEN juga menyebut economics, business, dan accounting sebagai kajian terkait yang dapat masuk dalam cakupannya.

Mengapa Scope Jurnal Penting Sebelum Submit?

Membaca scope jurnal membantu penulis menghindari kesalahan dalam menentukan target publikasi.

Sebuah artikel bisa saja memiliki kualitas penelitian yang baik, tetapi tetap tidak sesuai dengan jurnal apabila topiknya berada di luar cakupan yang diterima.

Sebelum melakukan submission, setidaknya periksa beberapa aspek berikut ya:

  1. Aim and Scope
  2. Artikel yang pernah diterbitkan
  3. Template dan author guidelines
  4. Jenis artikel yang diterima
  5. Proses peer review
  6. Bahasa artikel
  7. Fokus bidang keilmuan jurnal

Sebagai contoh, halaman utama KOMITMEN saat ini menyebutkan bahwa jurnal tersebut menerima penelitian empiris bidang manajemen, ekonomi, bisnis, dan akuntansi.

Cara Menentukan Apakah Artikel Sesuai dengan Scope Jurnal

Cara sederhananya adalah membandingkan topik penelitian Anda dengan scope jurnal.

Misalnya artikel Anda membahas:

“Pengaruh Digital Marketing terhadap Keputusan Pembelian Konsumen”

Jika jurnal mencantumkan Marketing dalam scope-nya, terdapat kecocokan yang cukup jelas.

Dan begitupun juga sebaliknya ya, jika artikel membahas topik yang sama sekali tidak berkaitan dengan bidang yang tercantum dalam scope, jurnal tersebut kemungkinan bukan target yang tepat.

Intinya: jangan memilih jurnal hanya berdasarkan SINTA, Scopus, atau reputasinya. Pastikan artikel Anda memang sesuai dengan scope jurnal tersebut.

Kesimpulan

Aim, Focus, dan Scope membantu penulis memahami karakter sebuah jurnal sebelum mengirimkan artikel. Aim menjelaskan tujuan jurnal, Focus menunjukkan bidang utama yang menjadi perhatian, sedangkan Scope memberikan gambaran mengenai cakupan topik penelitian yang diterima.

Karena setiap jurnal memiliki cakupan yang berbeda, membaca Focus and Scope merupakan salah satu langkah penting sebelum menentukan target publikasi. Untuk melihat contoh secara langsung, Anda dapat membaca Focus and Scope KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen.

Perlu Publikasi Jurnal Ilmiah?

Hubungi tim expert dari GoAcademica untuk konsultasi gratis menentukan tujuan jurnal Anda

Scan the code

FAQ

Apa itu scope jurnal?

Scope jurnal adalah cakupan bidang atau topik penelitian yang menjadi ruang lingkup artikel yang dapat diterima dan diterbitkan oleh suatu jurnal.

Apa perbedaan focus dan scope jurnal?

Focus menunjukkan bidang utama yang menjadi perhatian jurnal, sedangkan scope menjelaskan cakupan topik penelitian secara lebih spesifik.

Apa itu aim dalam jurnal?

Aim menjelaskan tujuan utama atau arah yang ingin dicapai oleh sebuah jurnal melalui artikel-artikel yang diterbitkannya.

Mengapa harus membaca scope jurnal sebelum submit?

Karena scope membantu penulis memastikan bahwa topik dan bidang penelitian artikelnya sesuai dengan jurnal yang dituju.

Di mana melihat scope sebuah jurnal?

Biasanya scope dapat ditemukan pada halaman About the Journal, Focus and Scope, atau bagian informasi jurnal pada website resmi penerbit.

Apakah artikel yang tidak sesuai scope bisa ditolak?

Bisa. Ketidaksesuaian dengan focus and scope dapat menjadi alasan artikel tidak dilanjutkan ke proses review, tergantung kebijakan jurnal. KOMITMEN sendiri menyatakan bahwa naskah yang dikirim harus mengikuti focus and scope serta author guidelines jurnal.

Scroll to Top