Saat akan mengirim artikel ke jurnal SINTA 4, salah satu hal yang sering membuat penulis bingung adalah format naskah. Setiap jurnal memiliki template dan author guidelines sendiri, sehingga tidak ada satu template yang berlaku untuk seluruh jurnal SINTA 4.
Menggunakan template dari jurnal tujuan sejak awal jauh lebih aman daripada menyusun artikel dengan format sendiri lalu mengubahnya menjelang submission.
Salah satu contoh yang bisa digunakan adalah template AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, yang saat ini berstatus SINTA 4. Jurnal tersebut dikelola oleh GoAcademica Research dan Publishing dan status akreditasinya berlaku untuk periode yang tercantum pada pengumuman resmi jurnal.
Apa Itu Template Jurnal SINTA 4?
Template jurnal SINTA 4 adalah format penulisan yang disediakan oleh masing-masing jurnal yang telah terakreditasi SINTA 4.
Template dapat mengatur berbagai hal, seperti:
- struktur artikel;
- jenis dan ukuran font;
- margin dan spasi;
- format judul dan nama penulis;
- abstrak dan kata kunci;
- tabel dan gambar;
- sistem sitasi;
- format daftar pustaka.
Karena setiap jurnal mempunyai kebijakan editorial yang berbeda, penulis harus mengikuti template jurnal yang dituju, bukan sekadar mencari “template SINTA 4” secara umum.
Beberapa jurnal, misalnya, menggunakan struktur IMRAD yang mencakup Introduction, Method, Results, dan Discussion. Namun detail teknis seperti gaya sitasi dan jumlah halaman dapat berbeda antarjurnal.
Struktur Umum Template Jurnal SINTA 4
Walaupun format setiap jurnal berbeda, artikel penelitian umumnya memiliki struktur yang relatif serupa.
1. Judul dan Identitas Penulis
Bagian awal biasanya memuat judul artikel, nama penulis, afiliasi, dan email korespondensi.
Judul sebaiknya langsung menunjukkan fokus penelitian dan tidak terlalu panjang.
2. Abstrak dan Kata Kunci
Abstrak merangkum tujuan, metode, hasil utama, dan kesimpulan penelitian.
Jumlah kata serta format abstrak mengikuti aturan jurnal masing-masing.
3. Pendahuluan
Bagian ini menjelaskan latar belakang masalah, penelitian terdahulu, research gap, dan tujuan penelitian.
Pendahuluan sebaiknya tidak berubah menjadi tinjauan pustaka yang terlalu panjang. Fokusnya adalah menjelaskan mengapa penelitian tersebut penting dilakukan.
4. Metode
Metode menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan, termasuk desain penelitian, populasi atau sumber data, teknik pengumpulan data, instrumen, dan teknik analisis.
5. Hasil dan Pembahasan
Hasil menyajikan temuan penelitian, sedangkan pembahasan menginterpretasikan temuan tersebut dan menghubungkannya dengan teori atau penelitian sebelumnya.
6. Kesimpulan dan Referensi
Kesimpulan menjawab tujuan penelitian secara ringkas. Daftar pustaka kemudian ditulis sesuai gaya referensi yang ditentukan jurnal.
Contoh Template Jurnal SINTA 4: AKSELERASI
Untuk penulis yang membutuhkan contoh nyata, Anda dapat menggunakan template AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional sebagai referensi format artikel.
AKSELERASI telah memperoleh peringkat SINTA 4 untuk periode Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024 sampai Volume 11 Nomor 2 Tahun 2029 berdasarkan keputusan resmi yang diumumkan oleh jurnal.
Download Template AKSELERASI
Template dapat dibuka melalui tautan berikut:
Gunakan template tersebut sebagai dokumen kerja dan ikuti format yang sudah tersedia di dalamnya.
Untuk memastikan aturan terbaru, tetap periksa halaman jurnal dan author guidelines sebelum melakukan submission karena ketentuan editorial dapat diperbarui.
Mengapa Harus Menggunakan Template Jurnal?
Template bukan sekadar masalah tampilan. Menggunakan format resmi membantu penulis menyesuaikan artikel dengan mekanisme editorial jurnal sejak awal.
Artikel yang tidak mengikuti template dapat dikembalikan untuk diperbaiki sebelum masuk proses review. Beberapa jurnal bahkan menetapkan checklist submission yang mencakup template, format file, jumlah halaman, referensi, dan similarity.
Apakah Semua Jurnal SINTA 4 Memiliki Template yang Sama?
Tidak.
Status SINTA 4 menunjukkan peringkat akreditasi jurnal, bukan standar layout yang seragam. Dua jurnal sama-sama SINTA 4 dapat menggunakan font, struktur, gaya sitasi, jumlah halaman, dan aturan submission yang berbeda.
Template harus diambil langsung dari jurnal yang menjadi target publikasi.
Kesimpulan
Template jurnal SINTA 4 tidak memiliki satu format yang berlaku untuk semua jurnal. Setiap penerbit menentukan sendiri struktur, tata letak, gaya sitasi, jumlah halaman, dan ketentuan submission.
Karena itu, cara paling aman adalah memilih jurnal terlebih dahulu, kemudian menggunakan template resmi jurnal tersebut sejak proses penyusunan artikel.
Bagi penulis yang mencari contoh nyata, AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional merupakan salah satu contoh jurnal SINTA 4 yang dapat dijadikan acuan. Template resminya dapat diakses melalui tautan yang disediakan pada artikel ini.
Perlu Publikasi Jurnal Ilmiah?
Hubungi tim expert dari GoAcademica untuk konsultasi gratis menentukan tujuan publikasi jurnal SINTA 4 Anda
FAQ
Di mana mendapatkan template jurnal SINTA 4?
Template sebaiknya diunduh atau dibuka melalui website resmi jurnal tujuan. Jangan hanya menggunakan template dari website pihak ketiga karena format dapat berbeda atau sudah tidak terbaru.
Apakah ada satu template yang berlaku untuk semua jurnal SINTA 4?
Tidak. Setiap jurnal memiliki kebijakan editorial masing-masing.
Apakah template AKSELERASI bisa digunakan untuk jurnal SINTA 4 lainnya?
Tidak secara otomatis. Template AKSELERASI dibuat untuk kebutuhan jurnal tersebut. Namun, formatnya dapat menjadi contoh bagi penulis yang sedang mempelajari struktur artikel jurnal.
Apakah artikel harus mengikuti template sebelum submission?
Sebaiknya iya. Banyak jurnal meminta naskah sudah menggunakan template resmi sebelum masuk proses editorial. (jurnalsinta.id)
Apakah SINTA 4 berarti jurnalnya mempunyai template yang sama?
Tidak. SINTA 4 adalah peringkat akreditasi, bukan standar format penulisan universal.

